Antum sedang membaca...
Kisah Inspiratif, Nasihat

UWAIS BIN ’AMIR YANG BERSAHAJA

Uwais bin ’Amir Al-Qarniy adalah seorang yang sangat berbakti kepada orangtuanya. Ia berasal dari Desa Murod dan dari suku Qoron di negeri Yaman. Meskipun belum pernah bertemu dengannya, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengabarkan kepada ‘Umar bin Khaththab tentang Uwais bin ‘Amir. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada ‘Umar, “Besok akan datang kepadamu seorang yang bernama Uwais bin Amir bersama penduduk Yaman yang berasal dari Desa Murod dan Suku Qoron. Dia pernah berpenyakit belang (kusta). Kemudian sembuh kecuali hanya tinggal sebesar mata uang dirham. Dia masih memiliki ibu dan sangat berbakti kepada ibunya. Seandainya ia berbuat baik kepada Allah, sungguh Allah akan membalasnya. Kalau kamu mampu memintanya agar memohonkan ampun atas dirimu maka lakukanlah.”

 

Apa yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam memang terbukti. Setelah beliau wafat dan Umar bin Khaththab menjadi amirul mukminin, datanglah serombongan orang dari negeri Yaman. Umar bin Khaththab bertanya kepada mereka,

”Adakah diantara kalian yang bernama Uwais bin Amir?”

Maka Uwais bin ’amir menghadap Umar bin Khaththab.

Lalu Umar bin Khaththab bertanya, ”Apakah kamu Uwais bin ’Amir?”

”Ya”, jawabnya.

”Apakah kamu dari Desa Murod dan suku Qoron?”

”Ya”, jawabnya.

”Apakah dulu kamu pernah berpenyakit belang, kemudian sembuh kecuali tinggal sebesar mata uang dirham?”

”Ya”, jawabnya lagi.

Mendengar jawaban Uwais bin ’Amir, Umar bin Khaththab yakin inilah orang yang pernah dikabarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka Umar bin Khaththab berkata, ”Mohonkan ampun atas diriku.” Maka Uwais bin ’Amir pun mendo’akan ampun kepada Allah untuk Umar bin Khaththab.

Kemudian Umar bin Khaththab bertanya, ”Hendak kemana lagi kamu pergi?”

”Ke Kufah”, jawab Uwais bin ’Amir.

Maka Umar bin Khaththab berkata, ”Bolehkah aku tulis sebuah surat kepada amir (pemimpin, -red) di Kufah untuk membantumu?”

Uwais menjawab, ”Aku lebih senang menjadi orang biasa.”

 

Pada tahun berikutnya, ada seorang terkemuka dari penduduk Yaman melaksanakan haji. Ia bertemu dengan Umar bin Khaththab. Umar bin Khaththab pun menanyakan kepada orang itu tentang Uwais bin ’Amir. Orang itu menjawab, ”Aku tinggalkan dia dalam keadaan menyedihkan. Rumahnya sangat kecil dan Uwais hidup miskin.” Maka Umar menceritakan kepada orang itu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dahulu bersabda, ”Nanti akan datang kepadamu seorang yang bernama Uwais bin ’Amir bersama rombongan penduduk Yaman. Ia berasal dari Desa Murod dan suku Qoron. Dia pernah berpenyakit belang kemudian sembuh, kecuali tinggal sebesar dirham. Dia masih memiliki ibu dan sangat berbakti kepada ibunya. Seandainya ia berbuat baik karena Allah, maka pasti Allah akan membalasinya. Kalau kamu mampu untuk memintanya agar memohonkan ampun atas dirimu, maka lakukanlah.”

Setelah pulang ke Yaman, orang itu menemui Uwais dan berkata, ”Mohonkan ampun atas diriku.” Uwais berkata, ”Bahkan engkaulah yang baru saja pulang dari bepergian yang baik itu (berhaji, -red), maka mohonkan ampu atas diriku.”

Uwais bertanya, ”Apakah engkau pernah bertemu dengan Umar?”

Orang itu menjawab, ”Ya.”

Maka Uwais pun memohonkan ampun untuknya.

Setelah peristiwa itu, orang-orang mengenal Uwais bin ’Amir. Mereka minta agar Uwais

memohonkan ampun atas mereka. Maka Uwais pun pergi menyendiri agar tidak dikenal oleh orang banyak.

(Sumber: Hadits Muslim no.2984)

 

[Dikutip dari buku: “Kisah-Kisah Pilihan untuk Anak Muslim” seri 1 hlm.43-45, penulis: Ummu Usamah ‘Aliyyah dan Ummu Mu’adz Rofi’ah, penerbit: Darul Ilmi, Yogyakarta, cet. ke-5; 2006]


Discussion

No comments yet.

Beri komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

silakan mendownload

TRANSLATE THIS BLOG!

Statistik Blog

  • 70,068 kunjungan

Arsip

%d bloggers like this: